Sekda Sulsel Apresiasi Jelajah Digital Andalan Organisasi, Perkuat Integrasi Data Biro Organisasi

WAJAHINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman mengapresiasi inovasi proyek perubahan Jelajah Digital Andalan Organisasi yang digagas Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jayadi.

Proyek perubahan tersebut dipresentasikan dalam Pameran dan Seminar Implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026 di Kantor Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan LAN, Jalan Raya Baruga, Antang, Makassar, Rabu (29/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jufri Rahman juga meninjau implementasi Jelajah Digital Andalan Organisasi dan memberikan masukan terhadap pengembangan proyek perubahan tersebut.

“Saya mendukung proyek perubahan Jelajah Digital Andalan Organisasi yang digagas oleh Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Saudara Jayadi,” ujar Jufri.

Sebagai mentor, Jufri memberikan arahan dan bimbingan mengenai arah pengembangan serta strategi implementasi program agar selaras dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan agenda reformasi birokrasi.

Menurut dia, integrasi data menjadi penting agar informasi yang tersedia dapat dimanfaatkan sebagai salah satu landasan dalam pengambilan kebijakan sekaligus mempermudah akses terhadap layanan dan produk Biro Organisasi.

“Hal ini untuk memastikan bahwa data yang diintegrasikan dapat dipergunakan sebagai landasan pengambilan kebijakan dan kemudian dapat diakses secara digital terkait dengan layanan dan hasil yang ada pada Biro Organisasi,” ujarnya.

Jufri juga menekankan pentingnya membangun ekosistem data yang terintegrasi serta memastikan pembaruan informasi secara digital pada perangkat daerah.

“Saya juga menekankan perlunya membangun ekosistem data dan mengintegrasikan data serta pembaruan informasi secara digital di setiap perangkat daerah di Sulawesi Selatan agar senantiasa mutakhir dan sesuai dengan perkembangan situasi,” katanya.

Sementara itu, penggagas proyek perubahan Jelajah Digital Andalan Organisasi, Jayadi, mengatakan inovasi tersebut dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan akses terhadap informasi mengenai layanan dan produk yang dihasilkan Biro Organisasi.

“Proyek perubahan ini akan membangun ekosistem yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi terkait kelembagaan perangkat daerah, analisis jabatan, tata laksana pemerintahan, pelayanan publik, reformasi birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, dan budaya kerja organisasi,” kata Jayadi.

Dalam jangka menengah, proyek perubahan tersebut diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan data layanan dan produk kebijakan Biro Organisasi, meliputi kelembagaan, analisis jabatan, tata laksana pemerintahan, pelayanan publik, reformasi birokrasi, sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, serta budaya kerja organisasi.

Adapun dalam jangka panjang, Jelajah Digital Andalan Organisasi diharapkan dapat memperluas kemudahan akses informasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, selaras dengan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), sekaligus mendukung akselerasi reformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang inovatif, adaptif, dan berdampak.

Pengembangan inovasi tersebut juga mendukung visi Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter melalui pemanfaatan data terpadu. Berbagai sumber data dikonsolidasikan agar informasi terkait layanan dan produk Biro Organisasi dapat diakses secara lebih terintegrasi.

Jayadi mengatakan, proyek perubahan tersebut telah mencapai target jangka pendek berupa tersedianya media digital untuk mengintegrasikan data layanan dan produk Biro Organisasi.

“Proyek perubahan ini berhasil mencapai tujuan jangka pendeknya, yakni tersedianya media digital dalam mengintegrasikan data layanan dan produk Biro Organisasi,” ujarnya.

Menurut Jayadi, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penerapan pemerintahan berbasis elektronik. Ketersediaan data yang aktual diharapkan memudahkan perangkat daerah dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penataan organisasi.

“Data yang disajikan secara aktual akan memudahkan perangkat daerah dalam menata organisasinya, baik di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan maupun pemerintah kabupaten/kota,” terangnya. (*)

Berita Terkait
Baca Juga