
Penyaluran BLT Dinilai Semrawut, Puluhan Warga Pulang Tanpa Bantuan
WAJAHINDONESIA.CO.ID,KEPULAUAN SELAYAR – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra oleh Pos Selayar di Kecamatan Takabonerate dan Pasimasunggu Timur (Pastim) menuai sorotan. Warga mengeluhkan proses distribusi yang dinilai tidak efektif setelah sejumlah penerima tidak menerima bantuan tepat waktu, bahkan ada yang tidak kebagian sama sekali.
Di Pasimasunggu Timur, ketidakpuasan warga semakin menguat. Sejumlah penerima mengaku sudah menunggu sejak pagi, namun BLT yang dijanjikan tak kunjung cair. Kondisi ini memicu keresahan, mengingat bantuan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi warga berpenghasilan rendah.
Para warga mendesak pemerintah daerah dan pihak Pos melakukan evaluasi menyeluruh, mulai dari pendataan hingga mekanisme teknis di lapangan, agar penyaluran merata dan tidak merugikan penerima manfaat.
Salah seorang warga Pastim, Jamal, mengungkapkan bahwa masih ada nama penerima BLT yang belum tersalurkan meski petugas Pos sudah meninggalkan lokasi.
“Masih ada penerima, tapi petugas Pos sudah meninggalkan Pasimasunggu Timur. Ini jelas merugikan warga. Seharusnya penyaluran dituntaskan sebelum petugas pergi,” ujarnya. Sabtu 6/12/2025
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Rasma, yang menyebut petugas terburu-buru meninggalkan Pasimasunggu Timur karena harus mengejar jadwal penyaluran di Kecamatan Pasimasunggu.
“Katanya mereka buru-buru karena di Pasimasunggu sudah ada jadwal lagi. Jadi belum selesai di sini, mereka sudah berangkat. Bagaimana mau efektif kalau satu tim dipaksa melayani dua kecamatan?” katanya.
Warga menilai pola ini tidak realistis. Satu tim Pos Selayar disebut hanya diberi waktu satu hari untuk menyalurkan BLT di dua kecamatan di Pulau Jampea — pagi di Pasimasunggu Timur, siangnya di Pasimasunggu. Akibatnya, sejumlah warga terpaksa pulang tanpa membawa bantuan karena waktu penyaluran tidak mencukupi.
Dengan banyaknya keluhan, masyarakat berharap pemerintah daerah dan Pos Selayar segera mengevaluasi sistem penjadwalan serta menambah personel agar penyaluran kembali tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah baru di lapangan.
Hingga berita ini tayang, redaksi masih menunggu keterangan resmi dari Pos Selayar terkait hambatan teknis dalam penyaluran BLT Kesra di Pasimasunggu Timur.
