Setiap Pekan, UMKM CFD Selayar Sisihkan Dana untuk Listrik, Sampah, dan Hiburan

WAJAHINDONESIA.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR – Kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap hari Sabtu dan Minggu di Lapangan Pemuda, Benteng, semakin diminati masyarakat. Event mingguan yang menjadi ruang interaksi warga sekaligus wadah promosi produk lokal ini kini tercatat diikuti oleh puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Selayar, Nur Ihsan Chairudin, S.S., mengonfirmasi jumlah tenant UMKM yang telah resmi mendaftar.

“Yang mengisi formulir sampai hari ini sebanyak 95 tenant. Jadi yang terdaftar memang 95 tenant,” jelasnya.

Terkait pengelolaan iuran mingguan dari para tenant, Kadis Pariwisata mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara detail mekanisme tersebut karena dikelola secara mandiri oleh komunitas UMKM.

“Saya tidak tahu itu karena mereka sendiri yang kelola,” tambahnya.

Sementara itu, Bendahara Komunitas UMKM Fase, yang menaungi sebagian tenant CFD membenarkan adanya iuran mingguan yang dipungut dari pelaku UMKM anggota komunitas.
“Iye betul, setiap satu kali seminggu para pelaku UMKM setor Rp25 ribu untuk pembayaran listrik, sampah, dan hiburan,” ungkap bendahara.

Ia juga menjelaskan bahwa dana yang terkumpul langsung disalurkan ke pihak penerima.

“Seperti uang hiburan langsung dibayarkan ke pemain hiburan,” jelasnya. Namun, saat ditanya lebih lanjut mengenai teknis pembayaran listrik dan sampah, WA bendahara Komunitas Fase sudah todak aktif “ceklis satu”.

CFD Selayar sendiri telah menjadi magnet baru bagi masyarakat setiap akhir pekan. Selain sebagai ruang olahraga dan rekreasi, kegiatan ini juga menjadi etalase bagi produk-produk UMKM lokal yang terus berkembang di Kepulauan Selayar.

Berita Terkait
Baca Juga