Logo Header

Dusun Batupannyu Desa Jambuiya Gelar Peringatan Maulid Nabi dengan Tradisi “Rate”

AP
AP Rabu, 10 September 2025 16:54
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (-1.0, -1.0); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Auto; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 95.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 95.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

WAJAHINDONESIA.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR — Warga Dusun Batupannyu, Desa Jambuiya menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat, Rabu 10 September 2025, Kegiatan ini dimeriahkan dengan rangkaian tradisi “Rate”, yakni nyanyian lantunan barasanji yang telah diwariskan secara turun-temurun.

banner pemprov sulsel 2025

Tradisi “Rate” menjadi bagian sakral dalam setiap momentum Maulid Nabi di Dusun Batupannyu. Lantunan barasanji yang dibawakan dengan irama khas itu bukan hanya sebagai ungkapan rasa cinta kepada Rasulullah SAW tetapi juga menjadi perekat silaturahmi antarwarga.

“Rate ini sudah ada sejak nenek-nenek kami dulu. Sampai sekarang masih terus dilestarikan oleh masyarakat di sini,” ujar Dahlan, salah seorang warga Dusun Batupannyu.

Selain pembacaan barasanji, peringatan Maulid Nabi juga diisi dengan doa bersama, tausiyah agama, serta jamuan tradisional yang disiapkan warga secara gotong royong. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan tampak begitu kental sepanjang acara.

Pemerintah desa setempat mengapresiasi warga Dusun Batupannyu yang tetap menjaga tradisi religi ini. Menurut mereka pelestarian budaya Islam yang menyatu dengan kearifan lokal merupakan bagian penting dalam memperkuat identitas masyarakat Selayar.

Dengan digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, masyarakat berharap semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah semakin tumbuh subur di tengah kehidupan sehari-hari.

AP
AP Rabu, 10 September 2025 16:54
Komentar