Respons Cepat Pemda Belum Buahkan Hasil, Listrik Mati Hambat ANBK di Bontomatene

WAJAHINDONESIA.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR – Pemadaman listrik terjadwal yang dilakukan PT PLN (Persero) UP3 Bulukumba ULP Selayar pada Kamis, 28 Agustus 2025, sejak pukul 08.30 – 16.30 WITA mendapat perhatian serius dari masyarakat, khususnya dunia pendidikan.

Salah seorang guru SMPN 11 Kepualauan Selayar, Parangia Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Mulheriadi menyampaikan aduan karena sekolahnya tengah melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) hingga pukul 17.00 WITA.

“Assalamualaikum, kami masih ANBK di SMPN Parangia No.11 Desa Tanete Kecamatan Bontomatene sampai jam 17.00. Minta tolong untuk disampaikan ke pihak PLN,” ungkap Mulheriadi dalam laporan yang masuk.

Menanggapi aduan tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Kepulauan Selayar, Mursalim langsung merespons cepat. Ia menyampaikan bahwa laporan sudah diteruskan ke pihak PLN dan menjanjikan upaya penanganan agar listrik segera dinyalakan kembali.

“Baik, kami teruskan. Tunggu, akan dinyalakan kembali. Kalau belum, akan di-backup langsung,” kata Mursalim.

Namun hingga berita ini diturunkan, listrik di wilayah SMPN 11 Kepulauan Selayar, Parangia dilaporkan belum menyala. Kondisi ini membuat pelaksanaan ANBK di sekolah tersebut terganggu. Mulheriadi kembali berharap agar pihak PLN segera menyalakan listrik karena keterlambatan ini dapat menghambat jalannya ujian nasional berbasis komputer.

“Kami sangat berharap agar listrik bisa segera dinyalakan karena ANBK ini sangat penting dan tidak bisa ditunda,” ujarnya.

Masyarakat berharap agar koordinasi cepat antara PLN dan Pemerintah Daerah dapat segera membuahkan hasil, sehingga kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pendidikan, tetap terjamin meski ada pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik.

Berita Terkait
Baca Juga