Listrik Belum Stabil, Pelaku Usaha Pangkas Rambut di Selayar Menjerit
WAJAHINDONESIA.CO.ID, KEPULAUAN SELAYAR – Krisis listrik yang tak kunjung membaik di Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menambah deretan keluhan warga, kali ini datang dari sektor jasa pangkas rambut. Pemadaman listrik yang berlangsung hampir setiap hari dengan durasi yang tidak menentu membuat para pelaku usaha kecil seperti tukang cukur kesulitan beroperasi.
Salah seorang pelaku usaha pangkas rambut di Selayar, Asri mengaku sangat terdampak akibat kondisi ini. Ia mengungkapkan bahwa alat cukurnya menggunakan daya listrik yang harus diisi ulang secara berkala. Namun karena listrik sering padam dan hanya menyala sebentar proses pengecasan alat menjadi terganggu.
“Sekiranya sehari saya bisa mencukur 10 orang, sekarang sudah tidak bisa karena alat cukur saya itu di cas. Jika listrik padam kan tidak bisa di cas, jadinya lowbatt. Saat listrik nyala saya cas cepat cuma biasanya listrik nyala hanya sebentar jadi isi baterai alat cukur saya juga sedikit, jadi cepat lowbatt,” ujar Asri dengan nada kecewa.
Kondisi ini membuat pendapatan para tukang cukur menurun drastis. Mereka terpaksa menolak pelanggan karena keterbatasan alat sementara tidak semua pelanggan bisa menunggu listrik menyala kembali.
Krisis listrik yang berkepanjangan ini menyorot perhatian publik. Warga berharap pihak PLN dapat segera memberikan solusi nyata dan komitmen yang bisa dipegang, agar aktivitas ekonomi kecil dan kebutuhan dasar masyarakat tidak terus-terusan terganggu.