PLN Indonesia Power Sewa Mesin untuk Selayar, Pelaku UMKM: Kerugian Sudah Terjadi Sebelum Mesin Dipasang
WAJAHINDONESIA.CO.ID,KEPULAUANSELAYAR – Dalam upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Selayar, PLN melalui anak perusahaannya, PLN Indonesia Power (PLN IP), saat ini sedang memproses kontrak penyewaan mesin pembangkit listrik baru. Mesin tersebut direncanakan akan segera dipasang di lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Tangkala Selayar.
Menurut informasi dari Manager PLN ULP Selayar pihak yang bertanggung jawab atas kontrak sewa mesin adalah PLN Indonesia Power bukan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selayar secara langsung.
“Kalau terkait proses kontrak sewa yang berkontrak adalah PLN IP. Untuk nilai nominalnya kami di unit pelayanan belum mendapat informasi,” ujar Manager PLN ULP Selayar saat dikonfirmasi, Jumat (2/8).
Adapun jangka waktu kontrak awal direncanakan selama enam bulan sebagai tahap awal untuk melihat efektivitas pengoperasian mesin tambahan tersebut.
Sementara itu persiapan konstruksi untuk pemasangan mesin sudah dilakukan di area PLTD Tangkala. Diharapkan mesin ini sudah mulai beroperasi pada minggu kedua Agustus sebelum momentum Hari Kemerdekaan RI ke-80 pada 17 Agustus mendatang.
Namun di tengah rencana pemasangan mesin ini keluhan terus datang dari masyarakat terutama dari kalangan pelaku usaha kecil menengah (UMKM) yang terdampak langsung oleh pemadaman bergilir.
“Sebelum mesin dipasang sudah berapa besar kerugian kami karena harus tutup saat listrik padam. Usaha kami sangat tergantung listrik. Tapi siapa yang peduli?” keluh seorang pelaku UMKM di Benteng yang enggan disebut namanya.
Langkah penyewaan mesin ini dinilai sebagai solusi sementara dan darurat atas krisis listrik yang berkepanjangan. Masyarakat pun berharap solusi ini tidak sekadar simbolik menjelang perayaan kemerdekaan tetapi benar-benar menjadi langkah nyata menuju perbaikan layanan listrik yang berkelanjutan di Selayar.(AP)