Logo Header

Pemadaman Listrik Ganggu Anak Belajar, Warga Selayar Pertanyakan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

AP
AP Sabtu, 02 Agustus 2025 07:22
Pemadaman Listrik Ganggu Anak Belajar, Warga Selayar Pertanyakan Komitmen Menuju Indonesia Emas 2045

WAJAHINDONESIA.CO.ID, Kepulauan Selayar — Pemadaman listrik yang terus berulang di Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menuai keluhan dari masyarakat. Tidak hanya berdampak pada pelaku usaha dan aktivitas ekonomi, kini pemadaman bergilir juga mulai mengganggu proses belajar anak-anak, khususnya di malam hari.

banner pemprov sulsel 2025

Sejumlah orang tua mengaku kecewa karena anak-anak mereka kesulitan belajar saat listrik padam. “Anak saya belajar pakai lilin bagaimana bisa fokus? Ini katanya menuju Indonesia Emas 2045 tapi listrik saja belum beres,” ujar Rahmi seorang ibu rumah tangga.

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah gencarnya pemerintah pusat mendorong visi Indonesia Emas 2045, Sebuah target besar menuju negara maju yang digagas melalui peningkatan kualitas pendidikan, infrastruktur, dan SDM. Namun realita di lapangan, khususnya di daerah kepulauan Selayar menunjukkan tantangan yang belum kunjung teratasi.

Pemadaman yang terjadi hampir setiap hari ini disebut-sebut akibat kapasitas daya yang tidak mencukupi dan keterlambatan perawatan mesin PLTD. Meski sebelumnya Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali telah mendesak PLN untuk meningkatkan status ULP Selayar dari ranting menjadi cabang namun hingga kini belum terlihat perbaikan signifikan dalam pelayanan kelistrikan.

“Kalau anak-anak kami terus belajar dalam gelap bagaimana bisa kami berharap mereka menjadi generasi emas di masa depan?” tambah Rahmi.

Masyarakat berharap ada tindakan nyata dari pemerintah daerah maupun PLN untuk segera mengakhiri krisis listrik ini. Mereka menuntut kejelasan bukan sekadar janji. Karena bagi mereka listrik bukan sekadar penerangan tetapi kebutuhan dasar untuk masa depan anak-anak Indonesia.

AP
AP Sabtu, 02 Agustus 2025 07:22
Komentar