Kita Sedang Merayakan Kemerdekaan, Tapi Selayar Masih Gelap

WAJAHINDONESIA.CO.ID, Kepulauan Selayar – Di tengah semarak persiapan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar justru dihadapkan pada kenyataan pahit pemadaman listrik yang terus berlangsung tanpa kepastian.

Pemadaman bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN Selayar dalam beberapa pekan terakhir telah menimbulkan keresahan luas di kalangan warga. Di saat masyarakat di daerah lain mulai memasang lampu hias dan melakukan berbagai persiapan perayaan kemerdekaan, warga Selayar justru harus rela hidup dalam kegelapan.

“Waduh, gak tahu lagi deh. Selayar ini kayak gak pernah kelar masalah listrik. Yang pasti masyarakat selalu dirugikan apalagi pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada pasokan listrik,” ungkap Jamaluddin, SH, tokoh pemuda asal Desa Batangmata Sapo.

Ia menambahkan bahwa kerusakan alat elektronik akibat pemadaman mendadak semakin menambah beban warga.

“Banyak warga mengeluh karena kulkas, TV, hingga alat kerja mereka rusak. Tapi sampai sekarang belum ada ganti rugi atau solusi jangka panjang dari pihak PLN,” katanya.

“Kami ini bukan hanya butuh listrik untuk kenyamanan, tapi ini soal aktivitas ekonomi dan pendidikan anak-anak kami juga,” ujar warga lainnya di Kecamatan Bontosikuyu.

Di tengah kondisi ini masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait tidak tinggal diam. Mereka menuntut penanganan serius terhadap krisis listrik di Selayar agar perayaan Hari Kemerdekaan tidak dirayakan dalam gelap gulita.

“Setiap tahun kita diajak merayakan kemerdekaan tapi kami masih terjajah oleh kegelapan. Ini ironi,” tutup AJ tokoh pemuda Desa Tanete (AP)

Berita Terkait
Baca Juga