Warga Desa Tanete Mengeluh Akibat Pemadaman Listrik: “Katanya Bergilir, Tapi Desa Tanete Setiap Hari”

WAJAHINDONESIA.CO.ID, Selayar — Sejumlah warga Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Kabupaten Kepulauan Selayar mengeluhkan pemadaman listrik yang terus terjadi hampir setiap hari. Meski pihak PLN menyatakan bahwa pemadaman bersifat bergilir dan kini sudah terbantu dengan adanya pasokan daya dari PLTD Tangkala kondisi di lapangan justru berbeda.

Seorang warga Desa Tanete yang tidak ingin disebut namanya menyampaikan kekesalannya. Ia mengaku bahwa sejak Senin (21/7) listrik padam total sejak pukul 09.00 pagi hingga 17.00 sore, dan hingga hari ini pemadaman terus berulang tanpa kejelasan jadwal.

“Kami heran, katanya sudah dibantu dari PLTD Tangkala dan listrik mulai normal siang hari. Tapi di Tanete malah setiap hari padam, siang maupun malam. Katanya bergilir tapi yang kami rasakan ya seperti desa kami yang terus-menerus digilir,” ujarnya dengan nada kesal.

Warga lainnya juga menyampaikan dampak pemadaman ini terhadap aktivitas harian terutama yang bergantung pada listrik seperti usaha rumahan hingga penyimpanan bahan makanan.

“Anak-anak susah belajar, kulkas tak bisa dipakai. Ini bukan hanya soal terang dan gelap tapi sudah mengganggu kebutuhan hidup,” tambah seorang ibu rumah tangga di desa tersebut.

Sampai saat ini belum ada penjelasan resmi dari pihak PLN Selayar mengenai jadwal distribusi listrik dan alasan mengapa Desa Tanete terus mengalami pemadaman sementara wilayah lain sudah mulai menikmati pasokan listrik siang hari.

Warga berharap PLN segera memberikan kejelasan dan memperlakukan semua desa secara adil dalam pembagian daya listrik serta memberikan informasi yang transparan kepada masyarakat.(AP)

Berita Terkait
Baca Juga