Logo Header

Cicu Serap Keluhan Warga Tamalate: Fasum Belum Diserahkan, Jalan Butuh Perbaikan

Redaksi
Redaksi Jumat, 28 Februari 2025 22:30
Cicu Serap Keluhan Warga Tamalate: Fasum Belum Diserahkan, Jalan Butuh Perbaikan

WAJAHINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, kembali menggelar reses dan temu konstituen masa persidangan tahun 2025 di Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Jumat (28/2/2025).

banner pemprov sulsel 2025

Dalam pertemuan ini, Ketua Partai NasDem Makassar yang akrab disapa Cicu tersebut mendengar langsung berbagai keluhan masyarakat terkait fasilitas umum (fasum), pemukiman liar, hingga infrastruktur jalan lingkungan.

Salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga adalah mengenai fasum di Kompleks Hartako yang hingga kini belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Makassar.

Warga mengeluhkan bahwa fasilitas berupa jalan dan lapangan di kompleks tersebut masih dalam status belum resmi menjadi aset pemerintah, sehingga sulit mendapatkan perbaikan atau pemeliharaan yang maksimal dari pihak berwenang.

“Kami sudah lama menunggu penyerahan fasum ini agar bisa dikelola oleh Pemkot, terutama jalan dan lapangan yang kondisinya semakin memprihatinkan,” ujar salah seorang warga saat sesi tanya jawab dengan Cicu.

Terkait hal ini, Cicu menegaskan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar fasum di Kompleks Hartako bisa segera diserahkan dan mendapatkan perhatian dari pemerintah kota.

Selain permasalahan fasum, warga juga menyoroti maraknya pemukiman liar di bantaran Sungai Jeneberang.

Warga mengungkapkan kekhawatiran mereka terkait keberadaan pemukiman tanpa izin yang semakin berkembang di wilayah tersebut.

Selain berdampak pada lingkungan, pemukiman liar ini juga berpotensi memicu persoalan sosial dan keamanan.

Persoalan ini menjadi kompleks karena wilayah bantaran sungai berada di bawah kewenangan Balai Pompengan, bukan Pemerintah Kota Makassar.

Oleh karena itu, warga berharap ada langkah tegas dari pemerintah provinsi dan instansi terkait untuk mengatasi masalah ini, baik melalui pendataan, penertiban, maupun solusi relokasi bagi warga yang terdampak.

Cicu menyatakan bahwa ia akan berupaya untuk mengomunikasikan hal ini dengan Balai Pompengan dan pihak terkait lainnya agar bisa menemukan solusi yang terbaik bagi warga sekitar.

Dalam reses tersebut, perbaikan jalan lingkungan juga menjadi aspirasi utama yang disampaikan masyarakat. Banyak jalan di kawasan Parang Tambung yang kondisinya rusak dan membutuhkan perhatian segera.

Warga meminta agar Pemerintah Kota Makassar mempercepat proses perbaikan jalan lingkungan, mengingat kondisi jalan yang semakin memprihatinkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Menanggapi hal ini, Cicu menyatakan bahwa dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas PU Kota Makassar agar program perbaikan jalan lingkungan di Parang Tambung dapat segera direalisasikan.

“Kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat ini agar bisa segera ditindaklanjuti oleh pemerintah kota dan instansi terkait. Ini menjadi perhatian penting karena menyangkut kenyamanan dan mobilitas warga,” tegasnya.

Ia juga mengajak warga untuk terus aktif menyampaikan keluhan dan kebutuhan mereka melalui jalur-jalur resmi agar setiap permasalahan yang dihadapi dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan efektif.

Redaksi
Redaksi Jumat, 28 Februari 2025 22:30
Komentar