10 Kampus dan 2 Organisasi Profesi Ikut Sukseskan PKM Kolaborasi LPPM Unsa Makassar
WAJAHINDONESIA.CO.ID, PANGKEP- Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kolaborasi yang digelar Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, sukses digelar dengan melibatkan 10 perguruan tinggi dan 2 organisasi profesi.
Kegiatan PKM Kolaborasi yang berlangsung Selasa (25/02/2025) di Kelurahan Bori Appaka, Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), diikuti oleh 10 perguruan tinggi negeri dan swasta, dan dua organisasi profesi.

Instansi-instansi tersebut yakni, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri makassar (UNM), Universitas Cendrawasih, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo, Universitas Sembilanbelas November Kendari, Universitas Mega Buana Palopo, Universitas Mega Rezky, Universitas Kristen Indonesia Toraja, Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia, Universitas Al-Asyariah Mandar, Akademi Kebidanan Aisyah.
Selain itu, beberapa lembaga dan instansi seperti Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sulsel , IBI Pangkajene Kepulauan, Klinik Pratama Unhas, dam Puskesmas Bowong Cindea juga turut mensukseskan PKM Kolaborasi yang dimotori Unsa Makassar.

Ketua LPPM Unsa Makassar, Dr. Ahmad Syaekhu, S. Pd., M.Si., mengatakan kegiatan ini berjalan berkat support dari Rektor Unsa Makassar, Prof . Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H. Diharapkannya kedepan kegiatan PKM akan digelar dengan memperluas kerjasama dan kegiatan yang lebih beragam.
“Selain sosialisasi kepada masyarakat terkait sejumlah isu seperti masalah hak waris dan pola asuh anak, PKM ini juga diisi dengan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian makanan bergizi tambahan, ” jelasnya.
Sementara Lurah Bori Appaka, H. Muh. Ali HY, S.H., MM., mengapresiasi kegiatan PKM yang dinilai sangat inovatif, karena bisa melibatkan banyak pihak. Disamping itu, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara langsung.
“Kami berterima kasih, karena kegiatan ini memberi dampak besar kepada masyarakat. Kami menginginkan kegiatan seperti ini dapat digelar kembali dengan luaran yang lebih besar lagi, ” katanya.