
Duet Dosen Hukum dan Teknik Unsa Makassar Gelar PKM di Desa Soreang Takalar
WAJAHINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR- Sejumlah dosen dari Fakultas Hukum dan Teknik Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar duet dalam kolaborasi kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Soreang Kecamatan Mappasungguh Kabupaten Takalar, Selasa(18/02/2025).


PKM yang diwujudkan dalam bentuk sosialisasi ini mengangkat dua topik. Masing-masing dosen dari dari Fakultas Hukum mengangkat tema Implementasi UU Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum, sementara dosen dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Elektro mengangkat tema Penggunaan Listrik Yang Aman Pada Masyarakat.

Adapun dosen yang terlibat yakni Dekan Fakultas Hukum, Dr. Dian Eka Kusuma Wardani,SH.MH., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan sekaligus Ketua Panitia Studi Lapang, Asbullah Thamrin,SH MH., dan sejumlah dosen hukum lainnya, Hj Raodiah,SH MH, Dr Sri Handayani SH MH., Arif Maulana,SH MH., Andi Istiana,DH MH. dan Aqram SH MH.

Sementara dosen dari tim PKM Fakultas Teknik yang diketuai Ketua Program Studi Teknik Elektro, Amina H. Umar, S.Kom., M.T., juga didampingi sejumlah dosen lainnya.
Asbullah Thamrin,SH MH., dalam sosialisasinya mengatakan penting untuk masyarakat di desa mengetahui adanya UU Bantuan Hukum, khusunya bagi kelompok masyarakat kecil yang sulit mengakses keadilan dan bantuan hukum karena minimnya biaya. “Bantuan Hukum ini adalah upaya untuk menjamin keadilan hukum untuk masyarakat kecil karena diberikan secara cuma-cuma atau gratis dari pemeirntah,”jelasnya.

Sementara Amina H. Umar, S.Kom., M.T., menjelaskan, banyak kasus kebakaran yang terjadi di rumah tangga akibat arus pendek yang dipicu dari kurang pahamnya masyarakat terkait penggunaan listrik yang aman. Olehnya sosialisasi ini diberikan kepada masyarakat agar lebih awas.

“Misalnya hal paling kecil seperti penggunaan colokan di rumah, itu hindari menggunakan colokan bersusun atau terlalu banyak. Anak-anak kita ketika menggunakan alat elektronik juga perlu diperhatikan saat tidur kadang kala mereka memakai headset sambil handpone dicas. Itu sangat berisiko,”katanya.
