
MK Tolak Gugatan INIMI, Pimcam Golkar Ujung Pandang: Kemenangan MULIA untuk Warga Makassar
WAJAHINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan gugatan perselisihan hasil Pilkada Makassar yang diajukan oleh pasangan Indira Yusuf Ismail-Ilham Ari Fauzi (INIMI).

Dengan putusan ini, tidak akan ada sidang lanjutan untuk pembuktian, sehingga hasil yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tetap berlaku.
Putusan tersebut disampaikan oleh Majelis Hakim MK dalam sidang dismissal yang digelar di Gedung MK, Jakarta Pusat, pada Selasa (4/2/2025) malam.
Dalam putusannya, MK menegaskan bahwa gugatan yang diajukan tidak memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap sidang pembuktian.
Keputusan MK ini semakin mengukuhkan kemenangan pasangan Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA), yang sebelumnya telah ditetapkan oleh KPU sebagai peraih suara terbanyak dalam Pilkada Makassar 2024.
Dengan demikian, pasangan MULIA akan segera ditetapkan secara resmi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar periode 2025-2030.
Setelah penetapan pasangan terpilih, tahapan selanjutnya adalah agenda pelantikan. Jika tidak ada kendala, pasangan Munafri-Aliyah dijadwalkan akan dilantik secara serentak bersama kepala daerah lainnya pada Februari 2025.
Keputusan MK ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan partai politik pendukung.
Salah satu yang turut menyambut baik putusan tersebut adalah Pimcam Golkar Ujung Pandang, Warni Saharuddin. Ia menilai putusan ini sebagai kemenangan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar.
“Putusan ini sekaligus memperkuat kemenangan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham sebagai pemimpin baru di Kota Makassar. Ini adalah kemenangan bagi warga Makassar yang telah memberikan suaranya dan menginginkan kepemimpinan baru untuk kota ini,” ujar Warni setelah mengetahui hasil putusan MK.
Menurut Warni, sengan selesainya sengketa Pilkada di MK, kini perhatian tertuju pada proses transisi kepemimpinan yang diharapkan berjalan lancar.
Pasangan Munafri-Aliyah diharapkan segera mempersiapkan agenda pemerintahan mereka, termasuk program-program prioritas yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan untuk membangun Makassar yang lebih maju.
- 1
- 2
