Logo Header

KPU Sulsel Genjot Partisipasi Pemilih Jelang Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

Redaksi
Redaksi Senin, 25 November 2024 15:44
KPU Sulsel Genjot Partisipasi Pemilih Jelang Pencoblosan Pilkada Serentak 2024

WAJAHINDONESIA.CO.ID, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat menjelang Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.

banner pemprov sulsel 2025

Target partisipasi pemilih minimal 80% menjadi fokus utama dalam memastikan kesuksesan demokrasi di Sulsel.

Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Sulsel, Hasruddin Husain, menegaskan pentingnya membangun kesadaran politik masyarakat.

“Kesadaran politik masyarakat menjadi sorotan utama untuk memastikan keberhasilan demokrasi di daerah,” ujarnya dalam acara Cafe Demokrasi yang berlangsung di Cafe Red Corner, Makassar, Senin (25/11/2024).

Hasruddin, yang akrab disapa Ucheng, menjelaskan bahwa KPU Sulsel telah melakukan berbagai langkah inovatif untuk meningkatkan partisipasi pemilih dari berbagai segmen masyarakat.

Mulai dari komunitas lokal, pemilih pemula, pemuda, hingga kelompok rentan seperti perempuan dan disabilitas, semua telah menjadi sasaran kegiatan sosialisasi.

“Kami menggelar aktivitas kreatif seperti musik jalanan, festival, hingga program car free day. Ini terbukti efektif menjangkau masyarakat lebih luas dan menyampaikan pesan pentingnya partisipasi dalam pemilu,” ungkapnya.

Namun, Ucheng menekankan bahwa tujuan KPU tidak hanya soal angka kehadiran di TPS, tetapi juga kualitas partisipasi. Ia menggarisbawahi pentingnya masyarakat memahami visi dan misi calon, serta menolak praktik politik uang dan penyebaran informasi hoaks.

“Kualitas partisipasi sangat penting. Masyarakat harus sadar bahwa suara mereka bukan sekadar formalitas, melainkan memiliki dampak besar bagi masa depan daerah,” tambahnya.

Tantangan terbesar, menurut Hasruddin, adalah memastikan netralitas dan integritas pemilu tetap terjaga. Ia berharap berbagai upaya yang dilakukan KPU Sulsel mampu memotivasi masyarakat untuk hadir di TPS pada hari pencoblosan.

“Kami ingin masyarakat hadir bukan hanya untuk memilih, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa mereka memahami pilihan yang diambil. Ini adalah bentuk partisipasi aktif yang sebenarnya,” jelasnya.

Acara Cafe Demokrasi ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti perwakilan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Muhammad Hasrul Hasan, dan anggota Komisi Informasi Sulsel, Fauziah Erwin.

Kehadiran mereka memperkaya diskusi tentang pentingnya informasi yang akurat dan bebas dari hoaks dalam mendorong partisipasi pemilih.

Redaksi
Redaksi Senin, 25 November 2024 15:44
Komentar