Logo Header

Gus Yahya Janji Hentikan Polarisasi Bangsa, Sudarsono Saidi: Janjinya Kami Tunggu

Redaksi
Redaksi Jumat, 24 Desember 2021 14:11
Gus Yahya Janji Hentikan Polarisasi Bangsa, Sudarsono Saidi: Janjinya Kami Tunggu

WAJAHINDONESIA.CO.ID, JAKARTA — Muktamar Nahdatul Ulama (NU) di Lampung telah menyelesaikan tahapan pemilihan calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

KPU

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) secara resmi meraih suara paling banyak dari dua dalam perhelatan Muktamar NU.

Adapun jumlah suara yang diraup Gus Yahya sebanyak 327, sementara dua calon lainnya yaitu Kiai Said Aqil Siradj 207 sedangkan As’ad Said Ali sebanyak 17 suara.

menanggapi hal tersebut, aktivis senior, Sudarsono Saidi menyebut terpuluhnya Gus Yahya merupakan angin segar bagi bangsa.

Terlebuh Gus Yahya dalam kampanyenya bertekad untuk menghentikan polarisasi atau perpecahan anak bangsa.

“Kyai H. Yahya C Staquf telah terpilih sebagai Ketua PBNU. Layak ditunggu adalah kampanye dan misi beliau yang akan menghentikan polarisasi atau terbelahnya anak bangsa,” ucapnya dilansir dari twitter pribadinya, Jumat (24/12/2021).

Sudarsono menyebut, Gus Yahya tahu jika NU memiliki kontribusi pada polarisasi yang terjadi saat ini. Namun ada niatan dari Gus Yahya untuk menghentikannya.

“Beliau sadar, NU punya andil dalam polarisasi ini dan berniat menghentikannya. Selamat kyai, janjinya kami tunggu,” pungkasnya.

Penulis : Jak
Redaksi
Redaksi Jumat, 24 Desember 2021 14:11
Komentar